SELAMAT DATANG DI PENGGEMAR BURUNG DAN AYAM PACITAN
Tampilkan postingan dengan label 01. JENIS BURUNG KICAUAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 01. JENIS BURUNG KICAUAN. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Maret 2018

Burung Hantu Terbesar Ini Dipercaya Punya Ilmu Gaib yang Positif

Sampai sekarang mitos burung Hantu masih menjadi misteri di kalangan masyarakat. Ada yang menyebut burung Hantu pembawa sial dan pertanda adanya kematian. Bahkan, ada pula yang mengatakan burung Hantu jadi pertanda kemunculan hantu-hantu di lingkungan sekitar.
Hal ini wajar mengingat burung Hantu aktif di malam hari dan mempunyai suara yang menyeramkan. Burung ini tentu sering disangkutpautkan dengan hal-hal mistis dan gaib.
Nah, berbicara tentang hal gaib, ternyata ada burung Hantu yang dipercaya mempunyai ilmu gaib yang positif. Maksudnya, kemampuan gaib yang dimiliki burung Hantu tersebut bisa digunakan untuk kebaikan.

Burung Hantu Bubo Sumatranus


Namun, ini kembali kepada kepercayaan masing-masing. Ada orang yang percaya dengan burung berkemampuan gaib. Ada pula yang menganggap angin lalu saja. Meski begitu, sebagian masyarakat ada yang percaya bahwa burung Hantu Bubo Sumatranus memiliki ilmu gaib yang berhubungan dengan hal-hal baik.
Baca juga: Burung Hantu Betina Membunuh Pasangannya Karena Alat Vital Kecil

Burung Hantu ini dapat menangkal serangan gaib



Burung Hantu Bubo Sumatranus di kegelapan (wallpprs.com)
Burung Hantu Bubo Sumatranus di kegelapan (wallpprs.com)

Burung Hantu yang terlihat mempunyai tanduk ini konon katanya dapat menangkal serangan gaib berupa santet dan sejenisnya. Benarkah hal tersebut? Kami belum bisa memberi jawaban pasti karena belum mencobanya sendiri.
Kendati demikian, beberapa pakar di bidang burung Hantu ada yang mengiyakan anggapan tersebut, seperti yang disadur dari Boombastis.com (7/2/2017). Burung Hantu Bubo Sumatranus tidak perlu dikasih sesajen atau mantra tertentu untuk menghindari serangan gaib, melainkan cukup ditaruh di teras rumah.
Ya, dengan meletakkan burung Hantu unik ini di depan rumah, maka santet dan serangan gaib lainnya tidak akan dapat menembusnya. Konon katanya, burung Hantu Bubo Sumatranus seperti punya perisai gaib untuk menangkis serangan gaib yang berniat jahat pada pemilik rumah.

Burung Hantu ini mendatangkan rezeki

Tidak hanya menangkal hal gaib dan magis, sebagian orang juga percaya bahwa burung Hantu Bubo Sumatranus mampu mendatangkan rezeki yang melimpah. Burung yang sekilas mempunyai alis unik ini konon dapat melariskan dagangan dan memudahkan kelancaran bisnis.
Cara untuk melakukannya juga mudah, Anda cukup membawa atau meletakkan burung Bubo Sumatranus di tempat-tempat jualan atau di kantor. Dengan begitu, semua hal akan diperlancar dan rezeki berdatangan. Benar tidaknya hal ini belum diketahui secara pasti, tetapi sebagian kalangan meyakini hal tersebut.
Hal ini sama seperti burung Perkutut yang dipercaya dapat mendatangkan rezeki, meningkatkan pamor seseorang, dan kebaikan lainnya. Namun, tidak semua burung Perkutut seperti itu, ada juga burung Perkutut yang membawa malapetaka dan kesialan bagi pemiliknya.

Salah satu burung Hantu terbesar di dunia



Burung Hantu Bubo Sumatranus dengan tatapan tajam (phoochan.com)
Burung Hantu Bubo Sumatranus dengan tatapan tajam (phoochan.com)


Nah, jika Bubo Sumatranus jadi salah satu burung Hantu terbesar di dunia, maka kalau di sini burung Hantu Bubo Sumatranus jadi burung Hantu terbesar di Indonesia. Bagaimana tidak, kalau sudah dewasa, burung Hantu unik ini mempunyai ukuran tubuh sekitar 45-50 centimeter.

Ciri-ciri burung Bubo Sumatranus

Namun, saat masih kecil, burung Hantu Bubo Sumatranus kelihatan seperti burung Hantu Putih atau Snowy owl (Bubo Scandiaca). Kemudian, bulu-bulu yang tadinya berwarna putih akan berubah menjadi cokelat kehitaman ketika usianya sudah dewasa.
Uniknya, burung ini sudah mempunyai ciri khas alis panjang sejak masih kecil. Alis tersebut akan semakin panjang di kala dewasa. Banyak yang mengira alis tersebut adalah telinga atau alat pendengaran Bubo Sumatranus. Namun, faktanya itu adalah alis yang dapat menunjukkan mood atau perasaan burung tersebut (Jemima.1998).
Jika Anda pernah mendengar telinga anjing yang berfungsi sebagai penunjuk mood, maka alis burung Hantu Bubo Sumatranus juga mempunyai fungsi serupa.
Baca juga: 10 Ciri dan Fakta Menarik tentang Burung Hantu Putih
Ciri lainnya akan kami jabarkan dalam bentuk daftar saja, biar mudah dipahami. Berikut ciri-ciri burung Hantu Bubo Sumatranus:
  1. Burung Hantu Bubo Sumatranus jantan dan betina terlihat sama, tapi sebenarnya yang betina lebih besar dari jantan dengan persentase 25 persen.
  2. Kepala burung Hantu ini dapat berputar 270 derajat, baik ke kanan atau ke kiri untuk mempermudah jangkauan penglihatan.
  3. Paruhnya bengkok ke bawah, tapi kuat dan tajam.
  4. Burung ini punya bulu jambul yang lembut.
  5. Mata burung Bubo Sumatranus sangat tajam dan berukuran besar. Mata besarnya bertipe tubular serta memiliki sel-sel batang yang lebih berkembang. Sehingga, burung tersebut dapat melihat warna-warna pada keadaan banyak cahaya dan minim cahaya. Akan tetapi, burung ini mengalami rabun dekat yang mengakibatkan dia tidak bisa melihat jelas sesuatu di hadapannya.
  6. Posisi telinga burung ini tidak sejajar, ada yang lebih tinggi ada yang lebih rendah. Akan tetapi, posisi telinga tersebut justru menguntungkan karena suara bisa didengar dalam waktu yang berbeda. Dengan begitu, burung Hantu Bubo Sumatranus dapat mengetahui lokasi mangsa secara akurat.
  7. Suaranya berbeda-beda, dalam kondisi biasa (bukan suara panggilan terhadap sesamanya) akan berbunyi “eeeaaaak” dan nadanya lumayan tinggi selama 30-40 detik. Ketika sudah dewasa dan pada saat musim kawin, burung Bubo Sumatranus akan berbunyi seperti ayam yang sedang bertelur “kokokokok”.
  8. Makanan utama burung Hantu Bubo Sumatranus adalah hewan mamalia kecil, di antaranya tikus, cencorot, serta burung kecil lainnya.
  9. Burung Hantu Bubo Sumatranus tersebar hampir di seluruh Indonesia, tepatnya di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali dan beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Brunei, Myanmar, Singapore, serta Thailand.

Harga burung Hantu Bubo Sumatranus mahal



Burung Hantu Bubo Sumatranus di malam hari (surfbirds.com)
Burung Hantu Bubo Sumatranus di malam hari (surfbirds.com)

Setelah membahas ciri-ciri burung Bubo Sumatranus, sekarang kami akan mengulas alasan mengapa harga burung Hantu Bubo Sumatranus sangat mahal.
Keunikan alis dan ukuran tubuhnya yang besar membuat burung Hantu Bubo Sumatranus diburu banyak orang. Namun sayang, sebagian besar dari mereka tidak bisa merawatnya dan akhirnya mati. Hal ini menjadikan burung Hantu Bubo Sumatranus sulit didapat.
Maka tak heran, harga burung Hantu Bubo Sumatranus sangat mahal, yakni sekitar Rp 1 juta sampai Rp 1,2 juta. Tentu burung Hantu Bubo Sumatranus menjadi yang termahal karena burung Hantu lainnya hanya dibanderol di kisaran Rp 125 ribu sampai Rp 850 ribu.

Daftar harga burung Hantu di Indonesia

Burung Hantu Celepuk = Rp 125.000
Burung Hantu Oriental Bay = Rp 300.000
Burung Hantu Javan Owlet = Rp 375.000
Burung Hantu Barn Owl = Rp 350.000
Burung Hantu Strix Seleputo = Rp 550.000
Burung Hantu Brown Hawk Owl = Rp 650.000
Burung Hantu Buffy Fish Owl = Rp 850.000
Burung Hantu Bubo Sumatranus = Rp 1.000.000 – Rp 1.200.000
Harga burung Hantu yang tertera di atas bisa berbeda-beda di setiap daerah. Oleh karena itu, jangan menjadikan daftar harga ini sebagai acuan pasti perdangan burung.
Demikian beberapa penjelasan mistis tentang burung Hantu Bubo Sumatranus lengkap dengan ciri-ciri dan harganya.

sumber : http://burungnya.com/burung-hantu-terbesar-ini-dipercaya-punya-ilmu-gaib-yang-positif/

16 Ciri Kenari Yorkshire Lengkap dengan Kelebihan dan Harga

Burung Kenari Yorkshire atau YS mempunyai bodi yang besar dan warna yang indah. Ciri-ciri fisik tersebut memang sangat lekat dengan Kenari Yorkshire. Maka tak heran, banyak kicau mania yang menganggap Kenari Yorkshire sebagai burung kontes kecantikan, bukan burung kontes suara.
Kenari Yorkshire memang sering diikutkan kontes show seperti model yang mempertontonkan keindahan tubuh. Namun, tidak jarang Kenari Yorkshire juga ikut lomba suara. Pasalnya, bagian dada yang bidang dan besar mampu membuat suara Kenari menjadi lantang dan keras.


Melatih mental Kenari (avesypajaros.com)
Melatih mental Kenari (avesypajaros.com)

Jika diperhatikan dengan saksama, burung Kenari Yorkshire memang cantik, terutama di bagian postur dan warna tubuhnya. Sebagian orang ada yang menyebut burung ini sebagai wortel terbalik. Itu wajar, lantaran bagian tubuh Kenari Yorkshire memang besar di bagian atas, kemudian mengerucut kecil menuju ke ekor. Terlebih, rata-rata warna Kenari Yorkshire orange kekuning-kuningan yang kelihatan mirip sekali dengan wortel.
Namun, apakah hanya bentuk wortel saja yang menjadikan Kenari Yorkshire terlihat bagus? Tentu tidak, ciri-ciri di tubuh lainnya juga membuatnya tampak gagah dan garang. Adapun ciri Kenari Yorkshire sebagai berikut.

Ciri Kenari Yorkshire



Jenis burung Kenari Yorkshire (500px.com)
Jenis burung Kenari Yorkshire (500px.com)

  1. Tampang secara kesuluruhan tampak sangar.
  2. Kepala berukuran besar, lebar, dan pipih atau biasa disebut mbarong.
  3. Bagian mata tampak tajam dan cerah.
  4. Postur tubuh Kenari Yorkshire sanga besar.
  5. Dada terlihat bidang dan tegap.
  6. Bentuk tubuh kelihatan seperti wortel terbalik.
  7. Kaki Kenari Yorkshire kecil njingkring tapi cukup panjang.
  8. Bulu bersih mengilat tapi tipis. Uniknya, bagian kaki juga tumbuh bulu.
  9. Biasanya bagian kloaka tidak ada kotoran.
  10. Bagian pinggang lebih kecil dari ukuran dada.
  11. Nafsu makan sangat tinggi.
  12. Kenari Yorkshire lincah dan atraktif.
  13. Mental fighter dan suara lantang.
  14. Warna Kenari Yorkshire ada yang kuning, orange, cokelat, hijau, cinnamon, dan putih. Warna Kenari Yorkshire putih paling langka.
  15. Pernapasan cukup panjang sehingga suaranya gacor dan ngerol panjang.
  16. Kenari Yorkshire selalu berdiri tegak dengan panjang tubuh 15-17 cm.


Kelebihan Kenari Yorkshire
Kenari Yorkshire dikatakan sebagai burung Kenari yang sempurna. Bagaimana tidak, tubuhnya indah, suaranya lantang, harganya mahal. Tubuh yang indah bisa dilihat melalui gambar-gambar Kenari Yorkshire. Sedangkan, suara Kenari Yorkshire dapat ditonton melalui YouTube. Kalau rumah Anda dekat pasar burung atau lapangan lomba,burung Kenari Yorkshire bisa langsung dilihat di sana.
Lantas, apakah Anda sudah tahu di mana asal usul Kenari Yorkshire? Burung Kenari YS ini berasal dari luar negeri atau impor. Mayoritas Kenari Yorkshire didatangkan dari Italia (ring FOI), Jerman (Ring DKB), Belgia (Ring AOB), Inggris (Ring IOA), hingga Turki.
Jadi, walau di Indonesia burung Kenari Yorkshire sudah sangat populer, tetapi sebenarnya Kenari Yorkshire diimpor dari Benua Eropa. Tak heran, Kenari Mania sangat menyukai Kenari Impor Yorkshire.
Jadi, jika dirangkum kelebihan Kenari Yorkshire yaitu sebagai berikut.
  • Kelebihan Kenari Yorkshire paling mencolok terdapat pada bagian postur tubuh yang unik menyerupai wortel terbalik.
  • Kepala Kenari Yorkshire sering disebut mbagong dan kaki jingkring. Ibarat kata, Kenari Yorkshire seperti binaragawan dan binaragawati di kelas burung Kenari.
  • Suara Kenari Yorkshire lebih keras dan lebih gacor dari jenis Kenari lainnya.
  • Hasil kawin silang Kenari Yorkshire dengan Kenari Lokal akan menghasilkan keturunan anak Kenari F1 YS, F2 YS, F3 YS, F4 YS dan seterusnya.
  • Harga Kenari Yorkshire sangat mahal dan stabil. Tak hanya indukan Kenari Yorkshire, anakan Kenari YS juga dihargai cukup mahal di pasaran.

Harga Kenari Yorkshire

Seperti yang kami bicarakan di atas, harga Kenari Yorkshire sangat mahal. Kenari Yorkshire jantan bisa mencapai Rp 10 juta. Harga semahal itu belum mendapatkan prestasi dari lomba, kalau sudah berprestasi dan pernah juara, tentu harga Kenari Yorkshire jadi lebih mahal lagi.
  • Kenari Yorkshire Jantan Lokal atau Impor: Rp 4,5 juta – Rp 10 juta
  • Kenari Yorkshire Betina Lokal atau Impor: Rp 4,5 juta – Rp 6,5 juta
  • Anakan Kenari F1 Yorkshire: Rp 1,5 juta
  • Anakan Kenari F2 Yorkshire: Rp 2,5 juta – Rp 3 juta
Untuk perawatan Kenari Yorkshire bagaimana? Apakah ada perawatan khusus untuk Kenari Yorkshire? Dalam hal perawatan, sebenarnya sama saja antara Kenari Yorkshire dengan Kenari jenis lain. Namun, disarankan Kenari Yorkshire ditempatkan di sangkar yang cukup besar agar dia leluasa bergerak.
Pakan Kenari Yorkshire juga hampir sama, seperti biji-bijian canary seed, buah apel, buah pir, sawi, gambas, mentimun, paprica, wortel, dan jagung muda. Sesekali bisa juga diberi asinan atau roti kering untuk menambah kekuatan tulang Kenari Yorkshire.


sumber : http://burungnya.com/16-ciri-kenari-yorkshire-lengkap-dengan-kelebihan-dan-harga/

Sabtu, 17 Maret 2018

Burung Sakti! Branjangan Bisa Berumur Hingga Seratus Tahun

Penampilan, corak warna dan posturnya sekilas memang mirip dengan burung Gereja. Namun ketika sudah berkicau, tak menyangka, burung kecil ini memiliki variasi kicauan yang mumpuni. Ya, burung yang memiliki nama latin Mirafra Javanica ini termasuk salah satu primadona di kalangan kicau mania.
Branjangan adalah nama lokal burung yang dulu tercatat populasinya banyak ditemukan di wilayah Kulonprogo, Yogyakarta ini.
Konon, burung yang memiliki gaya khas berkicau sembari terbang vertikal ini (hovering) termasuk salah satu burung klangenan. Lantaran, burung ini bisa sanggup mencapai usia puluhan tahun, bahkan mencapai 1 abad.
Meski jarang dilombakan, sebagai burung klangenan, branjangan dipelihara oleh pemiliknya dengan penuh kasih sayang, layaknya anggota keluarga sendiri.  Menurut Triyana, salah satu pehobi yang sudah belasan tahun memelihara Branjangan.

Bahkan, beberapa orang yang belum memiliki keturunan ada yang percaya, dengan memelihara burung ini, akan segera mendapatkan momongan.
"Salah satu Branjangan yang saya pelihara turun temurun, dari kakek, bapak, terus saya. Mungkin usianya di atas seratus tahun," ungkap Triyana.
Sayangnya, meski burung ini bisa berusia puluhan tahun, burung yang gemar nongkrong di bebatuan dan semak-semak ini, sekarang termasuk susah ditemui di alam liar.

Salah satunya akibat perburuan liar yang tak mengindahkan populasi. Ditambah lagi, burung yang termasuk spesies passeriformes, famili alaudidae ini juga susah ditangkarkan, sehingga populasinya semakin menurun. Hal ini dibenarkan oleh Triyana, salah satu punggawa Komunitas Branjangan Indonesia (KBI).
Sepengalaman Triyana, untuk menangkarkan burung yang bulunya dominan berwarna coklat dengan garis-garis abu-abu dan berbintik hitam ini memang cukup sulit. Salah satu faktornya, karena burung ini memang terkenal susah jinak. Ketika proses mengerami telur tiba, sifat tak mudah jinak mempengaruhi perilaku burung.

Branjangan akan merasa tak nyaman ketika dilihat manusia, akibatnya, telur tak bisa menetas karena ditinggalkan induk yang panik. Saat ini, salah satu upaya Triyana dan komunitas pecinta Branjangan agar populasi burung ini terus bertambah adalah menangkarkan di alam liar. Indukan yang dilepas, nantinya hanya akan diambil anakannya saja. Di pasaran, harga bakalan burung branjangan cukup terjangkau. Untuk bakalan belum jadi dibanderol mulai dari Rp 200 ribu ke atas. (tribunjogja.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Burung Sakti! Branjangan Dikatakan Bisa Berumur Hingga 1 Abad, http://www.tribunnews.com/regional/2015/09/27/burung-sakti-branjangan-dikatakan-bisa-berumur-hingga-1-abad?page=2.


Burung Branjangan : Master Burung Kicau Paling Berkelas

 

Mengenal Burung Branjangan dan Habitatnya

GoKicau.com - Branjangan adalah burung petengger (passerin) di atas batu yang berasal dari benua Asia dan Afrika. Di Indonesia Branjangan mudah berkembang di daerah Jawa, Irian Jaya, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara dan Bali.

Ciri-ciri Branjangan berdasar daerah asal bisa diketahui dari berbagai aspek. Karena burung Branjangan baik yang berasal dari Jawa Tengah, Jawa Barat, NTB, dan Sumbawa memiliki ciri-ciri tersendiri.

Branjangan asal Jawa Tengah (Petanahan dan Kali Ori) dan Jogja (Wates) memiliki ciri-ciri yang disukai penggemar Branjangan. Antara lain adalah mental yang baik, body yang besar dan volume suara yang keras dan variasi suara yang beragam, serta corak batik atau warna yang menarik, kemerahan atau kekuningan dengan ukuran tubuh mencapai 12-14 cm.

Sementara Branjangan asal Jawa Barat (Sapan) terkenal dengan suaranya yang nyaring melengking dan kristal, serta jambulnya juga menjadi ciri khas. Branjangan dari daerah Sapan jika dilihat dari fisiknya tidak terlalu besar hanya seukuran 12-13 cm.

Pola batik burung dari daerah Sapan cenderung berpola lebih gelap dengan corak batik yang berwarna hitam hampir serupa dengan branjangan yang berasal dari daerah NTB dan Sumbawa.
Branjangan dari SriKayangan, Kulonprogo (Wates) berdaya tarik tinggi karena ciri fisik yang lebih besar dan memiliki warna dan pola batik yang lebih menarik. Sedangkan branjangan dari Nusa Tenggara mempunyai corak warna bulu yang lebih pekat. Ukuran tubuhnya juga tidak sebesar jenis branjangan dari daerah lain, seukuran 10-12 cm.

Namun jika mendapat branjangan habitat tertentu sulit didapatkan, Branjangan mania bisa cukup memakai patokan khusus dalam memilih Branjangan. Yaitu bentuk fisiknya atletis, ekor dan badan panjang, mata tajam menunjukkan petarung, bulu lembut seperti sutra sedangkan paruhnya bagai burung gelatik tapi agak bengkok sedikit ke bawah.

Kicaumania yang ingin atau sudah memelihara burung Branjangan, rata-rata terkesima dengan kicauan burung Branjangan yang sangat bervariasi, volume keras, suara kristal, dan gaya hoovering (terbang vertical sambil berkicau) yang khas.

Untuk diketahui, saat ini yang beredar di pasaran ada dua jenis Branjangan berdasarkan habitatnya, yaitu dari Jawa dan Sumbawa Nusa Tenggara Barat (NTB). Entah karena sudah semakin jarang atau punah, burung branjangan Jawa makin sulit didapatkan di pasar-pasar burung dibandingkan burung branjangan sumbawa.

Tak heran jika harga Branjangan Jawa sangat mahal jika dibanding dengan Branjangan sumbawa yang relatif jauh lebih murah. Ada yang beranggapan, Branjangan Jawa lebih bagus daripada Branjangan sumbawa baik dari sisi fisik dan suaranya. Namun bagi sebagian Branjangan mania, apapun jenisnya, tidak perlu dipersoalkan. Karena tidak ada perbedaan signifikan antara kualitas branjangan dari Jawa dan Sumbawa.

Harga Branjangan bakalan bervariasi mulai dari Rp 50 ribu hingga di atas Rp 1 juta. Secara umum, harga anakan yang jinak karena diambil sejak lolohan akan lebih mahal dibanding dengan yang ditangkap di alam yang sudah dewasa.


Sebagian besar Branjangan mania lebih senang memelihara yang jinak karena lebih cepat beradaptasi dan berkicau serta tidak takut dengan keberadaan manusia. Sebagian lagi lebih senang memelihara yang sudah dewasa di alam karena yakin sudah memiliki dasar lagu yang diperoleh dari habitatnya serta memiliki volume yang lebih keras.


Sebenarnya, untuk memelihara Branjangan dibutuhkan ekstra kesabaran yang sangat besar karena sifat-sifat liarnya yang tidak mudah ditaklukan. Untuk membuat Branjangan bakalan menjadi gacor, dibutuhkan waktu yang sangat lama, bahkan tahunan.

Sebab, untuk membuat Branjangan ngeplong atau gacor, diperlukan waktu yang sama dengan dua kali masa mabung atau berumur di atas 1,5 tahun tergantung kondisi mental burung. Tidak sedikit orang yang merawat Branjangan tahunan hasilnya hanya ngeriwik saja dan berjambul hanya jika dijemur, bukan jambul paten.

Tak heran, jika seseorang yang berhasil membuat Branjangan menjadi mapan layak dijuluki kicaumania sejati. Karena untuk membuat Branjangan mapan, tidak semudah dibandingkan burung-burung lainnya yang dilombakan.

Tips Memilih Jenis Burung Branjangan yang Bagus


Untuk sedikit membantu dalam memilih bakalan burung branjangan yang baik dapat dilihat dari bentuk fisik burung itu sendiri. Bentuk fisik yang menjadi pengamatan seperti mata bagus bersinar terang, paruh berhubungan dengan volume suara atau lagu, bentuk tubuh seperti tegap dan sehat.

Langkah awal memilih burung branjangan adalah jenis kelamin. Burung Brajangan yang bagus pilih berkelamin jantan. Walau suara dan lagu branjangan jantan dan betina hampir sama tapi Branjangan jantan lebih unggul dari stamina yaitu suara tidak putus. Belum bisa membedakan Brajangan jantan dan betina baca cara membedakan branjangan jantan atau betina di bawah ini.

Setelah memilih kelamin jantan baru lihat fisik burung secara keseluruhan mulai dari kepala sampai kaki.

Cara Membedakan Burung Branjangan Jantan dan Betina

Anda pernah tahu mengenai kemampuan burung yang bisa menirukan suara yang didengarnya pastinya anda akan menjawab: itu adalah burung beo dan burung kakak tua. Iya benar, tapi ada satu jenis burung yang mempunyai kelebihan yang seperti itu ialah burung Branjangan.

Burung branjangan jenis burung ocehan yang peminatnya tidak sedikit karena keunikannya yang bisa menirukan suara burung yang didengarnya dan itu kemampuan alami yang dimiliki oleh burung branjangan yang tidak ada pada burung ocehan lainnya.

Biasanya sewaktu di alam liar burung branjangan gemar berjalan di tanah dan melompat-lompat di ranting ketimbang terbang. Makanan kegemarannya adalah biji-bijian, serangga kecil dan pucuk tanaman yang masih muda.


Para pecinta burung ocehan menyukai burung branjangan adalah karena kemampuannya itu tadi yang bisa menirukan suara burung ocehan lain yang didengarnya dengan baik. Sehingga kalau diperlombakan biasanya burung ini tidak begitu sulit dalam berkicau karena ia mempunyai banyak simpanan kicauan yang sudah didengarnya.


Nah, burung ocehan branjangan yang biasanya diperlombakan adalah burung branjangan yang jantan karena mempunyai kicauan yang variasi dan staminanya kuat. Jadi, jika yang diperlombakan dalam kontes burung ocehan yang betina bisa jadi burung branjangan betina itu akan kalah karena staminanya cepat terkuras habis.

Jika dilihat sepintas dari burung branjangan jantan dan betina dari bentuk bulunya maka tampak mirip dengan burung gereja tapi jika diperhatikan lebih seksama ternyata bulu burung branjangan jauh lebih bermotif yang terlihat seperti gambar batik. 

Burung branjangan yang berkelamin jantan dan betina mempunyai perbedaan baik dari bentuk tubuhnya, kelakuannya, dan kicauannya. Dari itu pandai dalam membedakan jenis kelamin burung branjangan antara jantan dan betina bisa membantu anda dalam memilih burung branjangan yang diinginkan.

Burung Branjangan Jantan

Burung Branjangan yang berkelamin jantan mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
  1. Jika diperhatikan paruhnya berwarna hitam pekat dan mengkilap serta terlihat warna putih pada paruh di bagian bawahnya.
  2. Kicauan suaranya bervariasi sehingga nadanya berkicau begitu merdu dan tidak putus-putus.
  3. Pada burung branjangan jantan perhatikan jambulnya yang jauh lebih panjang dibanding yang betinanya.
  4. Warna pada bulunya adalah coklat pekat dan bulunya tidak begitu tebal sehingga bisa leluasa waktu berkicau.
  5. Jika ditiup bulu dadanya maka anda akan melihat ada bulu halus di situ.

Burung Branjangan Betina

Burung branjangan betina juga mempunyai ciri-ciri yang berbeda dari burung branjangan yang jantan:
  1. Bulunya berwarna coklat kusam dan tidak secerah warna bulu burung branjangan jantan.
  2. Warna coklat tampak pada paruh di bagian bawahnya.
  3. Kalau didengarkan betul-betul suaranya monoton dan tidak bervariasi.
  4. Jambulnya lebih pendek dibanding yang jantan.
  5. Jika bulu dadanya ditiup tidak ada bulu halus di situ.

Trik Menjinakan Burung Branjangan

Branjangan yang masih bakalan, biasanya masih liar atau giras. Karena karakter itu dibutuhkan Branjangan di alam bebas yang biasa di persawahan atau perkarangan. Memelihata Branjangan yang masih sangat giras di dalam sangkar, sangat rawan mati, karena sifat girasnya itu yang sering menyebabkan bulu rusak dan luka serius di bagian kepala. Branjangan dipastikan akan sangat panik dan terus berusaha kabur karena belum terbiasa berdekatan dengan manusia.

Merangkum dari pengalaman beberapa Branjangan mania, tips ini bisa Anda terapkan saat memutuskan inging merasakan tantangan merawat Branjangan yang masih bakalan:

Agar peluang jinak lebih besar, Branjangan sebaiknya tidak ditempatkan di dalam sangkar panjang yang biasa untuk Branjangan. Idealnya, menggunakan yang lebih pendek seperti sangkar lark atau pailing, atau apapun yang masih memungkinkan menaruh pasir di dasar sangkar.

Untuk pakan jangan disediakan (stok) terlalu banyak, karena menghambat proses keterbiasaan berinteraksi dengan manusia. Sebaiknya, pelan-pelan diajarkan makan extra fooding (EF) dari tangan manusia.

Untuk memperbesar peluang Branjangan bersedia memakan/mengambil makanan dari tangan manusia, usahakan Branjangan tidak selalu dalam keadaan kekenyangan. Karena jika Branjangan merasa lapar, dia akan dengan terpaksa mengambil makanan dari tangan manusia.


Pakan yang baik selama proses penjinakan Branjangan adalah EF seperti jangkrik dan belalang hijau, yang langsung diberikan dari tangan kita. Dengan begitu Branjangan akan makin terbiasa dengan pelayanan perawatnya.


Penempatan gantangan juga turut mempercepat proses penjinakan Branjangan. Khusus Branjangan yang masih giras, sebaiknya gantang di tempat yang ada keramaian atau yang biasa ada manusia lalu lalang.

Misalnya di dalam rumah, sangkar bisa ditaruh di tempat ramai dengan aktivitas keluarga, seperti ruang keluarga, atau dapur yang lebih banyak ada kegiatan manusia, sehingga burung terbiasa dengan aktivitas manusia di sekitarnya.

Jika saat proses itu dilakukan reaksi Branjangan sangat panik dan nabrak-nabrak ruji, sebaiknya sebagian sisi sangkar ditutup, hanya bagian depan saja yang terbuka.

Proses mandi terkadang menjadi cara yang ampuh untuk menjinakan Branjangan. Beberapa Branjangan mania menerapkan mandi dengan cara dipegang sambil dimandikan. Dengan makin sering merasakan sentuhan tangan manusia, Branjangan diharapkan makin terbiasa dan menyadari bahwa sentuhan manusia tersebut tidak bertujuan untuk menyakiti.

Setelah beberapa waktu setelah menjalani proses itu, dan Branjangan sudah mulai terlihat jinak, bisa dipindahkan ke sangkar yang dikhususkan untuk branjangan.

Cara Merawat Burung Branjangan agar Cepat Gacor

Burung Branjangan merupakan burung yang paling sulit bunyi jika dipelihara. Sejumlah kicaumania mengakui sering membuat sering merasa trauma dalam merawat Branjangan, dan tidak sedikit yang memutuskan tidak akan memeliharanya lagi karena alas an lama sekali berbunyi.

Padahal, sama halnya burung berkicau lainnya, banyak faktor yang menentukan apakah burung akan bersuara atau akan tetap ngeriwik atau malah diam saja. Semua tergantung kemauan si perawat mau memahami karakter Branjangan atau tidak.

Sama halnya burung-burung lainnya, Branjangan akan cepat bunyi jika kondisinya dan waktunya tepat. Branjangan mau bunyi jika lokasi penggantangan, pakan, dan faktor yang menyebabkan stres pada burung hilang.

Pakan utama untuk Branjangan adalah biji-bijian seperti canary seed, millet, dan gabah-gabahan. Adapun komposisi yang tepat, menurut Yogi yakni canary seed 60%, millet 30%, gabah merah 10%. Sementara untuk EF bisa diberikan jangkrik, kroto dan sebagainya.
Bagi burung, mandi menjadi salah satu kebutuhan utama saat di alam bebas. Terbukti burung selalu mencari sumber air untuk membasahi tubuhnya. Mandi merupakan salah satu bagian dari preening, aktivitas yang selalu dilakukan burung.

Preening dapat  diartikan sebagai aktivitas bersolek bagi burung yaitu membersihkan bulu, merapikan bulu, meminyaki bulu-bulunya. Hanya dengan bulu yang bersih dan rapi, burung merasa percaya diri, terutama di depan burung betina.

Branjangan biasanya tidak mau mandi di tempat yang disediakan khusus. Sehingga, aktivitas mandi bisa dilakukan dengan cara disemprot menggunakan sprayer dan dilakukan minimal 2-3 kali dalam seminggu.

Proses penjemuran juga penting untuk memicu Branjangan cepat berbunyi. Di habitatnya, Branjangan hidup di tempat terbuka, yang setiap hari selalu terkena panas dan terik matahari.

sumber : http://www.gokicau.com/2016/12/burung-branjangan-si-master-burung.html

Selasa, 13 Maret 2018

Jenis Burung Omnivora dan Karakteristik Yang Dimilikinya

Omnivora merupakan hewan yang memakan jenis makanan yang berasal dari tumbuhan dan juga hewan. Dan termasuk telur, serangga, jamur serta alga. Omnivora juga banyak mengandalkan dari protein nabati dan juga protein hewani untuk tetap sehat.
Pada umumnya, jenis hewan seperti ini dinamakan juga hewan yang pemakan segalanya. Untuk kehidupan sehari-hari hewan omnivora ini juga kerap kita jumpai.
Akan tetapi banyak dari kita yang belum mengetahuinya apakah hewan itu merupakan dalam jenis hewan atau burung omnivora atau bukan. Berikut ini jenis burung omnivora yang bisa anda ketahui.

Burung Jalak Nias

Jenis Burung Omnivora
Jenis Burung Omnivora

Jenis burung omnivora yang pertama adalah burung jalak nias. Burung yang bersuara khas ini sangat populer pada kalangan pecinta burung kicau. Selain itu, burung Jalak Nias juga begitu populer pada kalangan petani.
Sebab keahliannya yang sering memakan tanaman menjadikan burung ini sebagai musuh besar untuk para petani. Meskipun demikian, burung Jalak tetap mempunyai penggemar, bahkan penggemarnya juga bisa dikatakan banyak.
]Apabila burung ini dilatih dan dirawat dengan tepat, burung Jalak Nias bisa mengeluarkan suara kicauan yang gacor. Maka dari itu, peminat burung Jalak Nias juga menjadi banyak.
Dalam perawatannya, burung Jalak Nias ini terbilang mudah dari pada merawat burung lainnya. Dan untuk perawatannya tidak jauh berbeda dari pada perawatan burung lain. Dalam membedakan jenis kelamin burung yang satu ini memang dirasa sulit dilakukan.
Akan tetapi, terdapat ciri ciri yang bisa tampak untuk membedakan jalak Nias jantan serta betina.
Untuk Jalak Nias betina pada umumnya tidak mengepakkan jambulnya pada waktu berkicau. Begitu pula sebaliknya, burung Jalak Nias jantan mengepakkan jambulnya pada waktu berkicau.

Burung Gagak


Burung Gagak
Burung Gagak

Burung gagak termasuk jenis burung omnivora sebab burung gagak makan tumbuhan dan daging sebagai makanan pokoknya. Jenis burung omnivora yang memiliki warna bulu hitam serta paruh yang runcing.Suara dari burung gagak ini terdengar unik dan bisa menirukan suara burung lainnya.
Burung gagak ini termasuik salah satu hewan yang punya kecerdasan yang begitu luar biasa. Di balik keganasannya dalam menyerang mangsa, burung gagak juga memiliki kecerdasan yang sangat mengejutkan. Kecerdasan yang dimiliki oleh burung gagak tidak dimiliki oleh jenis burung yang lainnya.
Sudah lama manusia mengetahuinya jika burung gagak merupakan burung yang sangat pandai dalam memakai peralatan dan sumber daya yang terdapat di sekitarnya guna memperoleh makanan.
Burung gagak ini memiliki kebiasaan yang sangat menarik yaitu burung menggunakan ranting kering untuk menjangkau makanan yang ada di dalam lubang. Kemudian menyusun bebatuan serta beragam sumber daya lainya yang terdapat di sekitar.
Namun, yang lebih mengagumkan dari itu yaitu burung gagak mampu menyimpan peralatan penting yang kerap ia pakai guna mendapatkan makanan untuk kembali digunakan pada waktu diperlukan.

Burung Kasuari

Kasuari juga termasuk bjenis burung omnivora yang memiliki ukuran tubuh yang besar. Kasuari merupakan sebangsa burung yang memiliki ukuran tubuh sangat besar kemudian juga tidak mampu terbang.
Burung Kasuari juga termasuk burung besar yang indah menawan. Namun dibalik keindahan burung Kasuari mempunyai sifat yang begitu agresif dan cenderung galak apabila merasa diganggu.
Burung ini juga termasuk burung yang sangat berbahaya, karena serangannya yang dinilai mematikan. Burung ini makan dari berbagai jenis makanan, termasuk buah buahan, biji bijian, hewan lainnya dan masih banyak lagi.


sumber : https://www.jalaksuren.net/jenis-burung-omnivora/

Silakan baca juga artikel berikut :

Jangan lewatkan :

Lanjutkan membaca :